NASIONAL

Enam Aliansi Serikat Buruh Datangi Kantor Bupati, Inilah Pesannya : Tak ada Buruh Inginkan Perusahaan Tutup

Benhillpos.com | Balige – Sebanyak 6 aliansi Serikat Buruh dan Pekerja yang berada di wilayah Kabupaten Toba tampak mendatangi Kantor Bupati Toba untuk menyampaikan tuntutan terkait berbagai Opini tentang keberadaan PT. Toba Pulp Lestari Tbk (TPL), Rabu (16/06/2021).

Berlin Marpaung, Ketua Serikat Buruh Independen (SBI) kepada para awak media mengaku keenam Serikat Buruh itu yakni Serikat Buruh Independen, Serikat Buruh SBSI 92, KSBSI, KSPSI, Serikat Buruh Sejati, dan Serikat Pekerjaan Nasional (SPN).

“Untuk saudara ketahui bahwa Tidak ada satupun Serikat Buruh dan atau Serikat Pekerja di muka bumi ini yang menginginkan suatu perusahaan ditutup. Itu merupakan harga mati!” tegas Berlin dengan lantang.

Hal senada juga disampaikan Pangeran yang menyebut isi tuntutan mereka ke Bupati Toba yakni menolak adanya tuntutan penutupan oleh beberapa aliansi.

“Bila memang TPL telah melakukan kegiatan kegiatan yang tidak sesuai koridor atau aturan, silakan dituntut sesuai hukum dan undang undang yang berlaku, jangan malah menyerang perusahaan secara membabi buta seperti yang kita lihat belakangan ini di berbagai media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Marcopolo Manik, Ketua SBSI 92 PK TPL menuding bahwa belakangan ini ada upaya penggiringan opini oleh beberapa Aliansi seperti Aliansi Bangso Batak untuk menutup PT. “Hal itu jelas dapat kita lihat di media sosial, hal hal apa saja yang mereka lakukan agar PT TPL ditutup,” terangnya.

“Nah, kami juga sebagai mitra PT. TPL dan 80 persen dari karyawan PT. TPL adalah murni bagian Bangso Batak. Jadi, Bangso Batak mana yang mereka maksudkan yang ingin PT. TPL tutup? Apakah mereka tidak mikirkan kami yang juga adalah Bangso Batak” ujarnya bertanya.

BERITA TERKAIT :  Maksimalkan Program PKK, Tri Tito Karnavian Dorong Kader Jalin Kerja Sama dengan OPD

“Kami ingin agar Pemerintah Kabupaten Toba dan Aparat Penegak Hukum agar menindak lanjuti opini ini agar tidak semakin liar yang bisa memicu asumsi buruk masyarakat terhadap keberadaan PT. TPL,”

“Sekali lagi, kami harap pihak penegak hukum seperti pihak Polres menindak lanjuti para pelaku penyebar opini buruk itu agar penggiringan opini tersebut segera dihentikan,” pungkas Marcopolo.

Poltak Sitorus, Bupati Toba didampingi para Pejabatnya yang sedari awal dengan tekun mendengar tuntutan para Aliansi Buruh dan Pekerja itu meminta agar semua pihak dapat tenang dan tidak bertindak anarkis.

“Kami sebagai pemerintah harus mengayomi kepentingan semua warga masyarakat. Dalam menyikapi permasalahan yang timbul saat ini, kita harus objektif. Banyak hal harus dipertimbangkan,” sebut Poltak.

“Seperti TPL, bila ada kekurangan perlu dikoreksi dan harus memperbaiki kekurangan. Suatu perusahaan itu harus menguntungkan bagi masyarakat dan juga pemerintah. Jangan ada satu pihakpun yang dirugikan,” tambahnya. ( DNM )

Bagikan :

Related posts

Setelah Pekanbaru, Pasar Modal dan IA-ITB Laksanakan Vaksinasi Massal di Sumatera Utara

Daniel Manurung

Dyah Katarina : Acara Reses ini, Kita Bisa Berikan Edukasi Kepada Warga Dan Mendengar Keluhan Aspirasinya

Daniel Manurung

Dirjen Zudan Ungkap Rahasia 7 Tahun Memimpin Ditjen Dukcapil

Daniel Manurung

Leave a Comment

error: Content is protected !!