DAERAH  

LSM PEKA : Tiga Bulan Melapor,  Polisi Belum Menangkap Pelaku Asusila Anak Dibawah Umur

Benhillpos.com | Bekasi – “Obay Hendra Winandar SH”, selaku Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Keadilan Indonesia (LSM PEKA) saat dikonfirmasi media Benhillpos.com terkait asusila anak dibawah umur, dikantornya menjelaskan bahwa mendesak aparat penegak hukum (aph) segera menangkap pelaku, tindak asusila terhadap anak tiri “Melati” yang di lakukan pelaku “Sugiono” (43) sungguh biadap, dilakukan selama 3 tahun dibawah penekanan dan ancaman dikediamannya di Dusun Penombo, Rt/Rw 002/007, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 08.01.2022.

Sebagai orang tua bukan melindungi malah menghancurkan masa depan anak apalagi korban tersebut seorang anak yatim dan juga orang tua perempuan si korban sedang mencari nafkah di luar negeri sungguh memprihatinkan, kami selaku LSM PEKA akan melayangkan surat kepada penegak hukum Kapolri, apabila Polres Metro Bekasi lambat dalam penanganan kasus ini.

Di sini sudah jelas pihak keluarga saudara Aripudin (29) Paman korban telah melapor ke polisi dengan LP No: B/9943/Rs,1,14/x/2021/Restro pada 28 oktober 2021 lalu sampai saat ini belum ada tindakan penangkapan terhadap pelaku Sugiono seolah-olah ini sudah pembiaran terhadap pelaku, apakah menunggu korban asusila berikutnya polisi baru bertindak?

Bahkan si pelaku sampai saat ini mengancam pihak keluarga dan ibu kandung korban apabila melapor ke polisi, kalau Sugiono di penjara dan setelah keluar dari penjara secara sadis membunuh melebihi begal jalanan via pesan suara What’sapp.

Sekali lagi saya atas nama Obay Hendra Winandar selaku Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat peduli keadilan indonesia (LSM Peka) mendesak kepada pihak kepolisian yang sudah menerima laporan dari pihak keluarga korban secepat nya menangkap pelaku saudara Sugiono, ujarnya. (Suryanto)

BERITA TERKAIT :  Persaja Sumut Laporkan Alvin Lim ke Poldasu, Pemerhati Pembangunan Toba Dukung Kejaksaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!