Menko Marvest RI Tinjau Progres Pembangunan Venue F1H2O

Benhillpos.com | TOBA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) RI, Luhut Binsar Pandjaitan memastikan kesiapan progres pembangunan Venue F1H2O di Lapangan Sisingamangaraja Balige Kabupaten Toba Sumatera Utara, Kamis (05/01/2023) sekira pukul 14.00 Wib

Untuk memastikan kesiapan tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan ke lokasi Pembangunan Event Internasional Power Boat F1H2O yang akan di gelar pada tanggal 24 – 26 Februari 2023 mendatang

Kunjungan yang dilakukan Luhut Binsar tersebut didampingi Bupati Kabupaten Toba Ir Poltak Sitorus, Injourney F1H2O Ibu Maya Watono, Kementerian PUPR, Direktur BPODT, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Panca Simanjuntak, Kapolres Toba AKBP Taufiq Hidayat Thayeb SH, S.ik, Sekda Kabupaten Toba Augus Sitorus, Plt Kasat Pol PP Toba Harianto Butar butar, BPBD Toba Dr Pontas Batubar, Mantan Bupati Toba Darwin Siagian, Kajari Balige Samsul dan Dandim 0210/TU Letkol Inf Hari Sandra.

Luhut Binsar saat di wawancarai Benhillpos.com di lokasi mengatakan Ini kan waktunya tinggal 50 hari, maka kita minta tadi dari pihak PUPR, Pak Bupati Poltak agar ini selesai sebelum pertandingan

Kita harap tanggal 20 lah sudah selesai ini semua karena pertandingan kan tanggal 24 Februari 2023,” sambungnya.

Hingga saat ini, ia yakin akan progres pembangunan venue F1 H2O yang berada di Lapangan Sisingamangaraja Balige hingga pinggir Danau Toba.

Bahkan, ia juga meminta agar lahan sepanjang 1,5 kilometer dari sisi kanan venue yang berada pada sempadan Danau Toba harus dibersihkan agar Danau Toba semakin indah.

“Kita lihat, ok. Ini kita minta Pak Bupati, 1,5 kilometer sempadan Danau Toba itu tanah negara. Jadi kalau itu tanah negara, mereka yang disitu dipindahkan aja biar makin cantik Danau Toba ini,” sambungnya.

BERITA TERKAIT :  Mendagri Minta Kepala Daerah di Wilayah Papua Jaga Harga Barang dan Jasa untuk Kendalikan Inflasi

Ia juga minta kesadaran masyarakat sekitar agar terus mendukung berlangsungnya F1 H20 tersebut.

“Ini kan lima tahun. Maka harus bagus. Orang Batak itu harus bisa juga seperti orang Bali saat acara G20 itu,” terangnya. ( DNM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!