DAERAH NASIONAL

NIK Pelajar Tidak Online Setelah Urus E – KTP di Dukcapil Simalungun, Ada Apa

Benhillpos.com | Parapat – Penerbitan E -KTP di Kabupaten Simalungun bukan jaminan agar NIK (Nomor Induk Kependudukan) warga yang baru mendapatkan E – KTP bisa langsung online di semua instansi, baik pihak Swasta atau BUMN.

Hal ini terjadi saat beberapa warga berstatus calon mahasiswa di Parapat setelah mengurus E – KTP hendak mengurus pembuatan rekening baru di Bank Negara Indonesia (BNI) KCP Parapat, alhasil diketahui NIK tidak online setelah melakukan pengecekan data E – KTP melalui mesin perekam (card reader) data KTP Bank tersebut.

Akhirnya beberapa warga berusia 17-18 tahun yang baru siap E – KTP nya hendak membuat Buku rekening baru di BNI KCP Parapat terpaksa ditolak oleh Customer Service karena data NIK yang bersangkutan belum di update untuk enroll atau online di Bank itu, sehingga pembuatan rekening akhirnya di arahkan melalui aplikasi online BNI.

Salah seorang warga bernama Marcellinus (18) berstatus calon setelah 2 (dua) bulan mendapatkan E – KTP dari Dukcapil Simalungun mau mengurus buku tabungan BNI untuk keperluan sekolahnya, namun pihak Bank mengatakan bahwa NIK dari KTP miliknya belum enroll (online) di Bank.

“Sudah dua kali mencoba menginput data pada hari jumat lalu dan senin ini, namun NIK saya belum di update untuk online di data BNI padahal KTP saya sudah 2 bulan terbit dari Capil”, ujar Marcellinus Kecewa.

Pihak BNI melalui costumer service Cinly Sitohang membenarkan data Marcellinus dan ada beberapa NIK calon nasabah baru yang Belum terupdate untuk online di sistem Bank.

“Benar bang, datanya belum enroll atau online karena belum di update dari Dinas Dukcapil Simalungun, akhirnya kita arahkan pembuatan rekening baru melalui aplikasi BNI nasabah baru” ungkap CS Cinly.

BERITA TERKAIT :  Polwan Goes to School, Polwan Polda Sumut Berikan Penyuluhan Untuk Generasi Muda

CS BNI tersebut selanjutnya mengarahkan Marcellinus kembali mengupdatenya NIK agar online ke kantor Dukcapil Simalungun di Pematang Raya.

“Silahkan kekantor dukcapil dulu bang, sampaikan keluhan agar mereka update data secara online sesuai NIK di KTP Marcellinus, biasanya setelah di update dari Capil membutuhkan waktu 3-4 hari baru bisa di pergunakan di Bank yang di tuju”, Ujar Cinly.

Feri orang tua dari Marcellinus Sangat terkejut dengan sistem NIK di Kabupaten Simalungun yang tidak online setelah terbit E-KTP dan sudah meminta bantu kepada staff di Dinas Dikcapil Simalungun namun hingga saat ini NIK tersebut belum juga online ke Bank yang di tuju.

“Saat saya dampingi anak urus pembuatan nomor rekening tapi pihak Bank menolak karena NIK tidak enroll, sehingga saat langsung menelpon salah seorang pegawai dukcapil untuk membantu namun hingga Senin sesuai jadwal yang dijanjikan belum juga bisa online”, Ungkap orang tua Marcellinus saat di konfirmasi Benhillpos.com.

Feri yang juga jurnalis di salah satu media online mengaku telah mencoba menghubungi nomor telpon Kepala Dinas Dukcapil Simalungun, namun alangkah terkejutnya nomor hp milik Feri sudah di block termasuk Whatsapp miliknya.

“Awalnya saya minta tolong ke pegawai Dukcapil tapi saat ini belum berhasil juga, saya coba telpon Kadis tapi saya terkejut rupanya Pak kadis telah blok nomor saya di telpon biasa dan whatsapp juga tidak bisa”, ujarnya.

Setelah kembali ke kantor BNI Parapat pada hari Senin karena mengingat jarak Parapat ke Kantor Disdukcapil di Pematang Raya selama dua jam lebih, orang tua Marcellinus dan beberapa warga lain yang belum enroll NIKnya memilih melakukan pembuatan rekening baru melalui aplikasi.

BERITA TERKAIT :  Polres Toba Bersama Pemkab Toba Adakan Koordinasi, Kasat Narkoba Sampaikan Hal Ini 

Boru Sirait Warga Tiga Raja mengalami hal yang sama namun dia langsung melakukan registrasi pembuatan nomor rekening baru melalui aplikasi.

“Iya bang NIK saya sama juga seperti NIK marcellinus tidak online (enroll) tapi saya langsung coba pembuatan nomor rekening via aplikasi BNI, ternyata berhasil,” ujar Boru Sirait.

Pelayanan yang luar biasa hancurnya saat Kepala Dinas Dukcapil Simalungun Jonrismantuah Damanik tidak menjawab telepon selular bahkan memblock telpon dan whatssup awak media ketika hendak melakukan konfirmasi, hingga berita ini dirilis ke redaksi belum ada tanggapan dari pihak dukcapil Kabupaten Simalungun terkait pelayanan NIK warga. ( DNM  / RED )

Bagikan :

Related posts

Ansar Percepat Rencana Pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah Karimun

Daniel Manurung

Pengelolaan Keuangan Daerah Harus Selaras dengan Program Nasional

Daniel Manurung

Insan Pers Geram, Suara Voice Note Oknum Kades wilayah Kecamatan Cibuaya Di Duga Lakukan Penghasutan

Daniel Manurung

Leave a Comment

error: Content is protected !!