DAERAH  

Polsek Medan Barat Bermain-main Dengan Kasus Anak

Benhillpos.com | Medan – Sistem hukum makin jadi seperti pepesan kosong terlihat dari kasus anak yang dipersidangkan.

Adapun anak ditangkap saat Jam Belajar disekolah oleh oknum polisi, masih suasana belajar, hal itu juga di akui oleh guru sekolah di sekolah STM Sinar Husni Medan, pengakuan orang tua JA dan ABR, pada sidang pertama di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (27/9/2022)

Menurut keterangan dari Kuasa hukum Safii SHI di Pengadilan Negeri Medan, sangat menyayangkan dengan kinerja oknum polisi, disaat belajar di ambil paksa di sekolah, tanpa ada pemberitahuan kepada orang tuanya.
Sedangkan kedua pelajar baru berusia mau masuk 16 tahun. Pada sidang selanjutnya Penyidik dari Polsek Medan Barat dihadirkan 2 orang.

Dimana keadilan bagi anak dibawah umur, dan langsung di proses, tanpa ada pendamping dari orang tua korban.

Orang tua korban juga sudah meminta BAP ke panitra tapi dijawab tidak ada, lucu sekali seolah-olah dipaksakan atau kasus instan. Ataukah ada permainan dikasus tersebut.

Dan Pendidikan merupakan hak yang harus didapatkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Negara menjamin setiap warga negaranya mendapatkan pendidikan yang layak.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam UUD 1945. Hak mendapatkan pendidikan tercantum dalam Pasal 28C Ayat 1 dan Pasal 28E Ayat 1 dan secara khusus pada Pasal 31.

Kewajiban negara terhadap warga negara dalam bidang pendidikan memiliki dasar lebih esensial karena juga menjadi tujuan dari adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagaimana tertuang dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi, “… untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. ( Netti )

BERITA TERKAIT :  Bupati Tasikmalaya hadiri Upacara Peringatan HUT KORPRI, HGN DAN HUT PGRI Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

Keterangan Foto : Ruang Sidang Anak Pengadilan Negeri Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!