Benhillpos.com | DAIRI – Kepala SMA Negeri 1 Sempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Herrisson Yehuda Samosir, S.Pd., M.A.P., secara resmi menyerahkan kunci Musholla Herrisson Nurul Ilmi kepada guru agama Islam, Rahmat Hartono Situmorang, S.Pd., Selasa (26/05/2026).
Penyerahan kunci musholla tersebut berlangsung di lingkungan SMA Negeri 1 Sempat Nempu Hilir dan turut didampingi Wakil Kepala Sekolah, Asnar Manurung, S.Pd.
Kegiatan itu disaksikan langsung oleh enam siswi muslim perempuan dan 1 siswa laki – laki. dari total sembilan siswa muslim yang ada di sekolah tersebut. Sementara tiga siswa lainnya diketahui sedang mengikuti ujian sehingga tidak dapat hadir dalam kegiatan tersebut.
Prosesi penyerahan berlangsung sederhana namun penuh makna. Momentum itu menjadi simbol perhatian pihak sekolah terhadap kebutuhan spiritual peserta didik, sekaligus mempertegas komitmen sekolah dalam menjaga nilai toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Sempat Nempu Hilir, Herrisson Yehuda Samosir, mengatakan bahwa dunia pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam membangun sikap saling menghormati antarumat beragama.
Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang nyaman bagi seluruh peserta didik tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun budaya.
“Sebagai anak veteran pejuang kemerdekaan, saya senantiasa menjaga semangat nasionalisme, yang tentu di dalamnya termasuk merawat kebinekaan,” ujar Herrisson.
Ia menuturkan, semangat persatuan dan toleransi harus terus dirawat di lingkungan sekolah agar para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Herrisson juga menegaskan bahwa keberadaan musholla tersebut bukan sekadar fasilitas ibadah, tetapi juga bagian dari upaya sekolah dalam membangun pendidikan karakter yang berlandaskan nilai kemanusiaan, kedisiplinan, dan keharmonisan antarwarga sekolah.
“Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membentuk sikap dan karakter peserta didik. Karena itu, seluruh siswa harus merasa dihargai dan mendapatkan hak yang sama dalam lingkungan pendidikan,” katanya.
Ia berharap Musholla Herrisson Nurul Ilmi nantinya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa muslim untuk menjalankan ibadah, kegiatan pembinaan keagamaan, maupun aktivitas positif lainnya yang mendukung pembentukan moral dan akhlak peserta didik.
Sementara itu, guru agama Islam SMA Negeri 1 Sempat Nempu Hilir, Rahmat Hartono Situmorang, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas perhatian yang diberikan terhadap kebutuhan ibadah siswa muslim di lingkungan sekolah.
Menurutnya, keberadaan musholla tersebut menjadi fasilitas yang sangat berarti bagi para siswa muslim, terutama dalam mendukung kegiatan ibadah sehari-hari maupun kegiatan keagamaan di sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah dan seluruh pihak yang telah mendukung hadirnya musholla ini. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi tempat yang membawa manfaat bagi para siswa,” ujarnya.
Ia juga berharap keberadaan musholla dapat menjadi sarana untuk memperkuat pembinaan karakter religius peserta didik, sekaligus mempererat hubungan antarsiswa dalam suasana yang harmonis dan penuh toleransi.
Penyerahan kunci Musholla Herrisson Nurul Ilmi tersebut mendapat sambutan positif dari para siswa yang hadir.
Mereka menilai keberadaan fasilitas ibadah di lingkungan sekolah memberikan kenyamanan sekaligus menjadi bentuk perhatian sekolah terhadap seluruh peserta didik.
Dengan adanya Musholla Herrisson Nurul Ilmi, SMA Negeri 1 Sempat Nempu Hilir diharapkan terus menjadi lingkungan pendidikan yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, toleransi, serta semangat kebinekaan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. (JS).
















