Edukasi dan Imbauan Digencarkan, Bhabinkamtibmas Ajak Warga Cegah Karhutla

Oplus_16908288

Benhillpos.com | HUMBAHAS – Guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bhabinkamtibmas jajaran Polres Humbang Hasundutan secara aktif melaksanakan kegiatan sambang ke masyarakat dengan menyampaikan imbauan kamtibmas sekaligus mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, para Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, baik untuk membuka lahan pertanian maupun membersihkan area perkebunan. Warga juga diingatkan agar lebih berhati-hati dalam menggunakan api, khususnya di kawasan yang rawan dan mudah terbakar.

Salah satu kegiatan dilakukan oleh Brigpol Feber Manik, Bhabinkamtibmas Polsek Doloksanggul, saat melaksanakan sambang ke masyarakat di Desa Pasaribu, Kecamatan Doloksanggul, Selasa (8/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia tidak hanya menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, tetapi juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Ia menegaskan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, kebun, semak belukar maupun sampah secara sembarangan. Kondisi tanaman dan rerumputan yang mengering dinilai sangat rentan memicu api yang mudah menjalar dan sulit dikendalikan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujar Brigpol Feber.

Hal serupa juga dilakukan oleh Briptu Marwandi Saragi, Bhabinkamtibmas Polsek Onan Ganjang, yang turut memberikan imbauan kepada masyarakat terkait dampak karhutla, khususnya terhadap kualitas udara yang mulai dirasakan akibat kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., melalui Kasat Binmas AKP Marihot Simanjuntak menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kepedulian warga,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kebiasaan membakar hutan dan lahan dapat menimbulkan berbagai dampak buruk, seperti kerusakan ekosistem, pencemaran udara akibat asap, gangguan kesehatan masyarakat, hingga potensi kebakaran meluas yang dapat mengancam permukiman dan fasilitas umum.

AKP Marihot juga mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap sepele aktivitas pembakaran di lingkungan sekitar. Setiap potensi kebakaran harus segera dilaporkan agar dapat ditangani sejak dini.

Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, diharapkan potensi karhutla di Kabupaten Humbang Hasundutan dapat dicegah sedini mungkin, sehingga keamanan masyarakat serta kelestarian lingkungan tetap terjaga. ( DNM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Miliki Sekarang Juga ….!!!

E-BOOK PANDUAN MENJADI PARALEGAL HANDAL

“Hanya 48 ribu”

  • 50 Halaman
  • 52 Daftar Isi
  • Pemahaman Peran dan Etik Paralegal
  • Keterampilan Hukum yang Wajib Dikuasai 
  • Teknik Pendampingan dan Advokasi
  • Strategi Penyelesaian Masalah Hukum
  • Studi Kasus dan Praktik terbaik

Pesan Sekarang:

⬇️ ⬇️ ⬇️

https://lynk.id/dpp_phmi/k3wy77535ek0

error: Content is protected !!