Benhillpos.com | Jakarta – Upaya pelestarian dan pengembangan nilai-nilai budaya Batak Toba semakin diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Dewan Pimpinan Nasional (DPN) BATAK CENTER dan Pemerintah Kabupaten Toba.
Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat BATAK CENTER, Jakarta, dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Effendi Sintong P. Napitupulu selaku Bupati Toba bersama Sintong M. Tampubolon. Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pembina dan pengurus DPN BATAK CENTER, serta pengurus daerah, di antaranya Ketua DPD BATAK CENTER Toba, Tua Pangaribuan, dan Sekretaris DPD, Harapan Sibarani pada Senin, 13 April 2026.
Dari pihak Pemerintah Kabupaten Toba, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Kabag Tapem, serta sejumlah staf. Pertemuan tersebut juga menjadi ajang diskusi dan berbagi gagasan terkait program pembangunan di Kabupaten Toba.
Dalam diskusi, sejumlah ide strategis turut mengemuka, mulai dari program kebersihan lingkungan, peningkatan kualitas dan kuantitas atraksi wisata, pengembangan amenitas pariwisata, hingga peningkatan pelayanan kepada para pengunjung. Hal ini dinilai penting dalam mendukung sektor pariwisata berbasis budaya.
Bupati Toba menyambut baik kerja sama ini karena dinilai sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah, khususnya dalam pelestarian kebudayaan dan penguatan kearifan lokal. Ia berharap kolaborasi ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, DPN BATAK CENTER memaparkan sejumlah program yang telah dan akan dilaksanakan pada tahun 2026, termasuk rencana penyelenggaraan Ulos Fest II sebagai bagian dari upaya promosi budaya Batak Toba.
Ketua DPD BATAK CENTER Toba, Tua Pangaribuan, menyampaikan bahwa kerja sama ini tidak berhenti pada MoU semata, tetapi akan segera ditindaklanjuti dengan penyusunan dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Kabupaten Toba.
“Kami berharap kegiatan ini dapat segera diimplementasikan dan membawa kebaikan bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian media dan diliput oleh berbagai insan pers. Diharapkan, sinergi antara BATAK CENTER dan Pemerintah Kabupaten Toba ini mampu memperkuat identitas budaya Batak Toba sekaligus mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah. ( ** )
















