DAERAH  

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Sidikalang Sulap Lahan SAE Jadi Kebun Bawang Merah Produktif

Oplus_16908288

Benhillpos.com | DAIRI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pemanfaatan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rutan Sidikalang menggelar kegiatan penanaman bawang merah yang melibatkan petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menghasilkan komoditas pertanian yang bernilai ekonomis, tetapi juga menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi WBP agar memiliki keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Kepala Rutan Sidikalang bersama Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan turut terjun langsung ke lahan SAE.

Dengan semangat gotong royong, petugas dan WBP bersama-sama melakukan persiapan lahan, menanam bibit, hingga menyusun rencana perawatan tanaman agar dapat tumbuh secara optimal.

Kepala Rutan Sidikalang menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan SAE merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kerja keras, disiplin, tanggung jawab, serta membekali warga binaan dengan keterampilan praktis di bidang pertanian. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Pemilihan bawang merah sebagai komoditas budidaya bukan tanpa alasan. Selain memiliki permintaan pasar yang cukup tinggi, bawang merah juga dinilai mampu memberikan nilai tambah dalam pengembangan program pembinaan kemandirian di lingkungan Rutan.

Program ini menjadi bukti bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan dari sisi pembentukan karakter, tetapi juga berupaya menciptakan warga binaan yang produktif dan siap berkontribusi positif setelah menyelesaikan masa pidananya.

Dengan optimalisasi lahan SAE, Rutan Sidikalang berharap dapat terus mengembangkan berbagai sektor pertanian yang mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang keterampilan baru bagi WBP.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas. (JS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *