Benhillpos.com | DAIRI – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gema Sicike Cike, Andi Prokeri Ujung, ST, menyampaikan apresiasi atas penampilan seni dan budaya Pakpak yang ditampilkan Pemerintah Kabupaten Dairi pada ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 di Panggung Budaya, Kota Medan, Minggu (19/7/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan Andi Prokeri Ujung kepada sejumlah awak media pada Kamis (23/7/2026). Menurutnya, keikutsertaan Kabupaten Dairi dalam pagelaran budaya PRSU merupakan langkah positif dalam memperkenalkan kekayaan seni, adat, dan budaya Pakpak kepada masyarakat Sumatera Utara sekaligus menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan warisan budaya leluhur.
Ia memberikan Apresiasi kepada Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Dairi, dinas terkait, para seniman, budayawan, sanggar seni, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan penampilan hingga berlangsung dengan baik.
“Pagelaran ini layak mendapatkan apresiasi. Saya melihat adanya semangat kebersamaan dan kerja keras dari seluruh pihak dalam menampilkan budaya Pakpak di hadapan masyarakat luas. Ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Dairi,” ujar Andi Prokeri Ujung.
Menurutnya, seni dan budaya merupakan identitas sebuah daerah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Oleh karena itu, setiap upaya pemerintah dalam memberikan ruang bagi pelestarian budaya patut mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
Andi menilai, keberhasilan sebuah pagelaran budaya tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari pesan yang mampu disampaikan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga warisan budaya daerah.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap setiap kegiatan pelestarian budaya. Menurutnya, apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dan hendaknya dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik pada masa mendatang.
“Setiap kegiatan tentu memiliki mekanisme, standar operasional, dan rundown yang telah disusun. Karena itu, mari kita menyampaikan masukan secara bijaksana dan membangun. Jangan sampai perbedaan pandangan justru mengurangi makna dari kerja keras para seniman dan seluruh pihak yang telah membawa nama baik Kabupaten Dairi di ajang PRSU,” katanya.
Secara khusus, Andi mengaku sangat terkesan dengan penampilan Sendratari Meraleng Tendi yang dibawakan putra-putri terbaik Kabupaten Dairi. Menurutnya, pertunjukan tersebut mampu menyajikan perpaduan seni tari, drama, musik tradisional, dan nilai-nilai budaya Pakpak secara utuh sehingga mudah dipahami oleh para penonton.
“Sendratari Meraleng Tendi merupakan salah satu penampilan yang sangat memukau. Bukan hanya indah secara visual, tetapi juga sarat akan pesan budaya, sejarah, dan nilai-nilai kehidupan masyarakat Pakpak. Saya berharap karya-karya seperti ini terus dikembangkan karena menjadi kebanggaan Kabupaten Dairi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Andi berharap Pemerintah Kabupaten Dairi terus memberikan perhatian terhadap pembinaan para pelaku seni dan sanggar budaya agar mampu melahirkan karya-karya terbaik yang dapat mengangkat nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
Ia juga mengajak generasi muda untuk semakin mencintai budaya daerah sebagai bagian dari jati diri bangsa. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kemampuan masyarakatnya dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.
“Budaya adalah identitas yang tidak ternilai harganya. Ketika budaya terus dijaga dan diwariskan, maka jati diri daerah akan tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Saya berharap semangat mencintai budaya Pakpak terus tumbuh dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Dairi,” tutup Andi Prokeri Ujung.
Pagelaran Seni Budaya Pakpak pada PRSU 2026 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Dairi untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku seni, tokoh budaya, dan masyarakat, diharapkan budaya Pakpak akan terus lestari, berkembang, serta menjadi kebanggaan yang mengharumkan nama Kabupaten Dairi di tingkat regional maupun nasional. (JS).














