DAERAH  

LSM MAPHP Soroti Proyek Revitalisasi di SMAN 1 Cibitung dengan Pagu Rp 1.559.576.000,00

Oplus_16908288

Benhillpos.com | Bekasi – LSM MAPHP (Masyarakat Peduli Hukum dan Pemerintahan) mengungkapkan keprihatinan terhadap rendahnya kualitas proyek Revitalisasi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Cibitung, Kabupaten Bekasi – Jawa Barat dengan Pagu Rp 1.559.576.000,00

PPernyataan ini disampaikan oleh Franses selaku Kepala Bidang Investigasi LSM MAPHP kepada wartawan pada hari Kamis, 24 September 2026.

Franses berpendapat bahwa sejumlah bahan bangunan yang dipakai oleh SMAN 1 Cibitung tidak memenuhi standar yang diperlukan untuk sebuah gedung sekolah. Oleh karena itu, Franses berusaha untuk menghubungi kepala SMAN 1 Cibitung untuk menanyakan tentang kualitas bahan material tersebut, namun kepala sekolah selalu menjanjikan pertemuan yang tak kunjung terjadi antara pihak SMAN 1 Cibitung dengan LSM MAPHP.

Sebagai seorang aktivis sosial yang mengawasi, LSM MAPHP telah mencoba utk menghubungi Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah III, tetapi hingga kini LSM MAPHP belum memperoleh jawaban mengenai proyek Revitalisasi di SMAN 1 Cibitung. Yang ada di benak LSM MAPHP, bahwa di duga ada indikasi kerja sama antara pihak KCD dengan pihak SMAN 1 Cibitung terkait bahan-bahan material pembangunan Revitalisasi itu, ujar Franses.

Franses juga menyampaikan bahwa terkait masalah Anomali dalam pembangunan yang berada di SMAN 1 Cibitung Kabupaten Bekasi, risiko terhadap keselamatan gedung dapat meningkat jika tidak dilakukan perbaikan infrastruktur yang diperlukan. Hal ini berpotensi menghalangi operasional gedung. Kami melampirkan beberapa peralatan dan material berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, dengan rincian sebagai berikut, Struktur Balok Atap dan Rangka Atap:

1. Telah ditemukan Anomali pada beberapa sambungan balok yang tidak sesuai dengan standar bangunan.

2. Pembangunan rangka atap menggunakan kayu/kaso, yang berisiko untuk jangka panjang dan dapat menyebabkan kerentanan terhadap angin, abrasi serta getaran tanah.

3. Penggunaan Kaso/kayu tidak direkomendasikan untuk atap bangunan sekolah akibat risiko yang terdapat pada poin kedua.

LSM MAPHP meminta kepada Menteri Pendidikan dan Gubernur Jawa Barat untuk mengevaluasi proyek Revitalisasi di SMAN 1 Cibitung.

Hingga berita ini dipublikasikan, LSM MAPHP belum menerima tanggapan atau respons dari pihak SMAN 1 Cibitung. ( ** )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!