Benhillpos.com | SIDIKALANG – Di tengah berbagai tantangan pelestarian lingkungan dan perubahan sosial yang terus berkembang, upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan, kelestarian alam, dan keberlangsungan budaya menjadi semakin penting.
Berangkat dari semangat tersebut, PT Dairi Prima Mineral (DPM) memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pentas Seni dan Musik Daerah dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pemangku Hak Ulayat Pakpak Dairi (FKPHUPD) di Gedung Nasional Djauli Manik, Sidikalang, Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan yang mengusung tema pelestarian lingkungan melalui pendekatan budaya tersebut menjadi salah satu ruang pertemuan antara nilai-nilai tradisi, kreativitas generasi muda, dan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga warisan alam serta budaya yang dimiliki Kabupaten Dairi.
Melalui lomba seni dan musik daerah yang diikuti para peserta berusia 15 hingga 25 tahun, masyarakat diajak untuk memaknai Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya sebagai peringatan seremonial, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat tanggung jawab bersama terhadap keberlanjutan kehidupan.
Sebagai perusahaan yang beroperasi dan bertumbuh bersama masyarakat, PT DPM memandang bahwa pelestarian lingkungan dan budaya merupakan dua unsur yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.
Lingkungan yang lestari akan menjadi fondasi bagi kehidupan yang berkelanjutan, sementara budaya yang terpelihara akan memperkuat identitas dan karakter masyarakat dalam menghadapi perubahan zaman.
Deputy Manager External Relations PT Dairi Prima Mineral, Baiq Idayani, menyampaikan bahwa perusahaan merasa terhormat dapat menjadi bagian dari kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai lingkungan, budaya, dan kebersamaan tersebut.
Menurutnya, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan hidup sekaligus melestarikan kekayaan budaya yang menjadi ciri khas masyarakat Dairi.
“Atas nama Manajemen PT DPM, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kami merasa bangga dan terhormat dapat menjadi bagian dari perayaan yang tidak hanya mengangkat pentingnya pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong pelestarian kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Dairi,” ujar Baiq.
Ia menegaskan bahwa budaya dan lingkungan merupakan dua warisan yang memiliki nilai strategis bagi masa depan masyarakat.
Budaya mencerminkan identitas, sejarah, dan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di sisi lain, lingkungan yang sehat dan lestari menjadi sumber kehidupan yang harus dijaga keberlangsungannya demi kesejahteraan masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang.
Menurut Baiq, keberagaman etnis dan budaya yang ditampilkan dalam pentas seni tersebut menjadi gambaran nyata tentang harmonisasi kehidupan masyarakat Dairi yang selama ini tumbuh dalam semangat persatuan dan saling menghormati.
Oleh karena itu, pelestarian budaya harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pembangunan yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan hidup tidak dapat dibebankan kepada satu pihak semata. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara masyarakat, pemerintah, tokoh adat, lembaga budaya, dunia pendidikan, dan sektor usaha untuk mewujudkan lingkungan yang sehat serta kehidupan sosial yang harmonis.
Prinsip kolaborasi tersebut, menurut Baiq, juga menjadi dasar dalam upaya pelestarian budaya. Nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur harus terus diperkenalkan, dipelajari, dan dikembangkan agar tetap relevan di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi yang semakin pesat.
Melalui dukungan terhadap Pentas Seni dan Musik Daerah ini, PT DPM berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan ruang yang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya daerah.
Generasi muda dinilai memiliki peran penting sebagai penerus yang akan menjaga keberlangsungan identitas budaya sekaligus menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan hidup.
Kegiatan yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp12 juta tersebut juga menjadi simbol sinergi antara masyarakat adat, tokoh budaya, generasi muda, dan dunia usaha dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pelestarian lingkungan dan budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.
Bagi PT DPM, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan, kelestarian alam, dan keberlangsungan budaya.
Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang memberikan nilai positif bagi masyarakat, lingkungan, dan penguatan identitas budaya lokal.
Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 ini, PT DPM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pelestarian lingkungan dan budaya sebagai gerakan bersama.
Dengan semangat kolaborasi, kepedulian, dan tanggung jawab yang sama, kekayaan alam dan warisan budaya Kabupaten Dairi diharapkan dapat terus terjaga serta menjadi modal berharga dalam mewujudkan masa depan yang lebih harmonis, berdaya saing, dan berkelanjutan. (JS).
















