Benhillpos.com | SIDIKALANG — Pengurus Besar Lembaga Kebudayaan Pakpak (PB-LKP) menggelar Festival Perlombaan Menciptakan Lagu Pakpak 2026 di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Dairi, Daniel Wahyu Sagala, ditandai dengan pemukulan genderang Pakpak sebagai bagian dari prosesi pembukaan.
Festival ini menjadi salah satu upaya PB-LKP dalam mendorong pelestarian dan pengembangan seni budaya Pakpak, khususnya melalui karya musik.
Ketua Umum PB-LKP, Juhry Bintang atau yang akrab disapa Zuhri, mengatakan antusiasme peserta pada festival tahun ini cukup tinggi. Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Dairi, tetapi juga dari sejumlah daerah lainnya.
Tercatat sekitar 28 peserta mengikuti perlombaan tersebut. Sebanyak 27 peserta di antaranya berasal dari luar Dairi, seperti Kabupaten Pakpak Bharat, Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Singkil dan Kabupaten Humbang Hasundutan.
Menurut Juhry, keikutsertaan peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa musik dan lagu Pakpak memiliki daya tarik yang mampu menyatukan masyarakat tanpa melihat batas wilayah administratif.
“Kehadiran para peserta dari luar Dairi ini membuktikan bahwa kecintaan terhadap lagu dan musik Pakpak melintasi batas administratif. Ini adalah momentum emas untuk menyatukan visi pelestarian budaya kita,” ujar Juhry Bintang.
Selain perlombaan cipta lagu, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan berbagai pertunjukan hiburan. Salah satunya fashion show yang menampilkan pakaian adat modifikasi khas Pakpak.
Sejumlah artis lokal juga turut memeriahkan acara dengan membawakan lagu-lagu Pakpak. Penampilan tersebut mendapat sambutan dari masyarakat yang hadir di lokasi festival.
Panitia juga menyediakan kegiatan lucky draw bagi pengunjung dengan berbagai hadiah menarik. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk Bank Mandiri, BRI dan Bank Sumut.
Sementara itu, Wakil Bupati Dairi Daniel Wahyu Sagala mengapresiasi pelaksanaan Festival Perlombaan Menciptakan Lagu Pakpak 2026 yang digagas PB-LKP.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan karya-karya musik Pakpak yang berkualitas dan mampu berkembang mengikuti zaman tanpa menghilangkan identitas budaya Pakpak.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap lahir karya-karya musik Pakpak modern yang tetap memiliki jati diri dan dapat dikenal lebih luas,” ujarnya.
Dengan pemukulan genderang Pakpak oleh Wakil Bupati Dairi, Festival Perlombaan Menciptakan Lagu Pakpak 2026 resmi dimulai. Para peserta selanjutnya akan menampilkan karya terbaik mereka untuk dinilai oleh dewan juri. (JS).

















