Benhillpos.com | TOBA – Masa depan sering kali buram bukan karena pengangguran atau tiada pekerjaan masa usia produktif. Namun karena manajemen keuangan yang tidak baik dimasa muda mengakibatkan finansial dimasa tua menjadi suram. Karena itu, menabung sejak usia dini sangat penting untuk diajarkan kepada anak-anak.
Pemerintah Kabupaten Toba menyadari betapa pentingnya menabung sejak usia dini dengan melakukan sosialisasi berkolaborasi berbagai pihak.Kali ini sasarannya para pelajar.
Hal ini disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Toba, Samuel Lumbanraja di kantornya, Balige, Selasa (18/8/2026)
Disebutkan bahwa Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Toba telah mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan generasi muda melalui Perayaan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Sosialisasi Simpanan Pelajar (SimPel) di SMK Negeri 1 Laguboti, Kamis (13/8/2026).
Bupati Toba diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, Keuangan, SDA dan Aset, Darwin P. Sianipar, S.Pt., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen OJK, perbankan dan pemerintah daerah dalam menanamkan budaya menabung sejak dini.
Darwin Sianipar mengajak para pelajar membangun kebiasaan menabung sebagai bagian dari perencanaan dan pengelolaan keuangan. Menurutnya, menabung sejak dini dapat membentuk kedisiplinan dan kemandirian finansial serta menjadi bekal dalam mempersiapkan masa depan.
“Semakin dini kita membiasakan menabung, semakin kuat pula pondasi keuangan yang kita bangun untuk masa depan,” ujarnya.
Ia juga mengajak para pelajar mengurangi budaya konsumtif dan memanfaatkan layanan keuangan seperti SimPel (Simpanan Pelajar) untuk mulai belajar mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.
Usai acara seremonial, kegiatan dilanjutkan dengan bincang santai bersama Pemerintah Kabupaten Toba, Bank Sumut dan Del FM yang membahas literasi keuangan, kondisi ekonomi masyarakat serta upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas dan daya beli masyarakat.
Kegiatan juga diramaikan dengan program Del FM Goes to School, yang menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan bagi para siswa. Salah satunya lomba Marturi-Turian yang diselenggarakan oleh Del FM sebagai upaya memperkenalkan dan melestarikan budaya serta tradisi Batak di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Toba berharap budaya menabung sekaligus kecintaan terhadap budaya lokal dapat terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai bekal dalam membangun masa depan yang lebih baik.
Kegiatan turut dihadiri Plh. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Samron Immanuel Simanjuntak, S.STP., M.AP., Station Manager Del FM Dickey Eikal, Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Toba Samuel Lumbanraja, PT Bank Sumut Cabang Balige, Kepala SMK Negeri 1 Laguboti Benson Dorlan Hutahaean, S.Pd., M.Si., serta seluruh siswa/i SMK Negeri 1 Laguboti. ( Red )















