Benhillpos.com | DAIRI – Harapan akan perhatian pemerintah masih tersimpan dalam diri Tiarma Br Purba (37), seorang penyandang disabilitas tuli dan tidak dapat berbicara sejak lahir yang tinggal di Desa Huta Rakyat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi. Hingga kini, kehidupannya masih bergantung pada dukungan keluarga karena keterbatasan yang dimilikinya.
Kondisi Tiarma disampaikan oleh kakak kandungnya, Luna Br Purba, bersama suaminya bermarga Sinaga serta tokoh masyarakat setempat, Amon Tampubolon, saat ditemui di kediaman mereka, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Luna, selama ini adiknya belum banyak tersentuh program bantuan sosial yang berkelanjutan. Bantuan terakhir yang diterima hanya berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa pada tahun 2022. Sejak saat itu, belum ada lagi bantuan rutin yang diterima untuk menunjang kebutuhan hidupnya.
Sebagai keluarga yang merawat Tiarma sehari-hari, Luna mengaku harus membagi perhatian antara kebutuhan adiknya dan kebutuhan rumah tangganya sendiri. Sementara saudara laki-laki mereka telah menetap di luar daerah, sehingga tanggung jawab perawatan lebih banyak berada di tangan dirinya dan suami.
Amon Tampubolon menjelaskan bahwa kondisi ekonomi keluarga tersebut juga tergolong sederhana. Penghasilan utama berasal dari usaha kios sembako kecil yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus biaya pendidikan anak-anak mereka.
Dengan keterbatasan fisik yang dimiliki, Tiarma belum mampu menjalani pekerjaan yang dapat menghasilkan pendapatan sendiri. Karena itu, keluarga berharap Pemerintah Kabupaten Dairi melalui instansi terkait dapat memberikan perhatian dalam bentuk bantuan sosial, pendampingan, maupun program pemberdayaan yang sesuai bagi penyandang disabilitas.
Mereka berharap kehadiran pemerintah dapat membantu meningkatkan kualitas hidup Tiarma sehingga masa depannya lebih terjamin dan tidak sepenuhnya bergantung pada kemampuan ekonomi keluarga yang merawatnya. (JS).
















