Benhillpos.com | Sidikalang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang menggelar razia insidentil gabungan bersama unsur TNI dan Polri, Rabu (01/04/2026) malam.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah konkret menciptakan Rutan bebas narkoba sekaligus memperkuat pengawasan terhadap barang-barang terlarang di dalam blok hunian.
Razia yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring, dengan melibatkan total 33 personel gabungan yang terdiri dari petugas Rutan, TNI, serta Polri.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan, sebelum petugas melakukan penggeledahan menyeluruh pada sejumlah kamar hunian warga binaan.
Fokus pemeriksaan dilakukan di Blok SM Raja pada Kamar 08 dan 09, serta Blok Imam Bonjol pada Kamar 09, 10, 11, dan 12.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban (kamtib).
Barang-barang tersebut di antaranya sendok besi, pisau rakitan, kartu remi, pisau cukur, gunting, hingga mancis.
Seluruh barang bukti yang ditemukan langsung dimusnahkan di tempat sebagai bentuk tindakan tegas untuk mencegah potensi gangguan keamanan.
Karutan Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Sidikalang dalam mengimplementasikan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin pertama yakni pemberantasan peredaran narkoba serta praktik penipuan di dalam Lapas dan Rutan.
“Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap keberadaan barang-barang terlarang. Kehadiran rekan-rekan dari TNI dan Polri malam ini memperkuat upaya kami dalam menjaga integritas Rutan Sidikalang,” tegas Loviga.
Ia menambahkan, razia gabungan ini juga dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan, sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga stabilitas keamanan lembaga pemasyarakatan.
Pihak Rutan memastikan seluruh rangkaian penggeledahan berjalan aman, tertib, dan humanis.
Tidak ditemukan perlawanan dari warga binaan, serta seluruh proses dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Rutan Sidikalang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel) demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berwibawa. (JS).
















