Cerdas Cermat, Tingkatkan SDM di Toba Lebih Berdaya Saing

Oplus_16908288

Benhillpos.com | TOBA – Lomba Cerdas Cermat tingkat SMP turut memeriahkan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Toba yang digelar Senin (3/8/2026) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba. Cerdas Cermat tersebut diikuti 18 tim yang mewakili setiap kecamatan, khusus Kecamatan Balige diwakili oleh 3 tim dan masing-masing tim terdiri dari 3 orang.

Pada pelaksanaannya, cerdas cermat tersebut dibagi dalam tiga tahap pelaksanaan yang diawali dari tahap seleksi, semifinal dan final. Pada tahap seleksi, seluruh tim dipertandingkan dengan metode isian dan menjawab 15 pertanyaan dengan rincian 5 soal matematika, 5 soal IPA dan 5 soal IPS.

Dari hasil seleksi tersebut 9 tim dengan nilai terbaik melaju ke babak semi final. Dalam babak semi final, 9 tim kemudian dibagi menjadi 3 kelompok dengan masing-masing kelompok diisi 3 tim.

Pada tahap semi final, juri akan memberikan 9 soal untuk masing-masing kelompok. Soal diberikan ke dalam 3 babak, yakni babak wajib 3 soal, babak lempar 3 soal dan babak rebutan 3 soal.

Pada babak wajib, setiap kelompok diwajibkan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh juri, sementara pada babak lempar, setiap tim akan melempar pertanyaan tersebut kepada tim lain, dan untuk babak rebutan, setiap tim berlomba untuk menjawab pertanyaan dari juri.

Peserta yang lebih dahulu memencet bel akan diberi kesempatan untuk menjawab.

Dari hasil babak semi final, 3 tim terbaik akan melaju ke babak final dengan sistem lomba yang sama.

Ketiga tim akan diberikan 6 pertanyaan wajib, 6 pertanyaan lempar dan 6 pertanyaan rebutan. Masing-masing pertanyaan terdiri dari Matematika, IPA dan IPS.

Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Eston Sihotang menyampaikan bahwa cerdas cermat yang dilaksanakan tidak sekadar memeriahkan Hari Anak Nasional, namun juga menjadi salah satu visi-misi Pemkab Toba, yakni peningkatan sumber daya manusia yang berdaya saing.

“Ini berkaitan dengan misi pertama yaitu peningkatan sumber daya yang berdaya saing,” kata Eston Sihotang.

Ia menambahkan bahwa kemampuan anak dapat dilatih melalui kompetisi seperti cerdas cermat. Lewat kegiatan cerdas cermat mental anak semakin terbangun.

“Lewat Hari Anak ini kita cegah perundungan terhadap anak. Lewat Hari Anak ini mari sama-sama kita wujudkan tema Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan Anak. Usaha adalah hal terpenting. Menang adalah bonus, berani tampil itu sudah juara,” sebutnya.

Sementara Ketua TP. PKK Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu yang turut hadir menyampaikan agar para peserta dan guru pendamping sportif, termasuk agar guru tidak memberikan bahasa isyarat atau bantuan lainnya terhadap peserta.

“Lomba harus ada yang menang dan kalah, yang penting kalian sudah diutus mewakili kecamatan masing-masing. Yang penting harus semangat. Lebih baik kalah terhormat daripada menang dengan kecurangan,” ujarnya. ( ** )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!