DAERAH  

H-3 Arus Mudik Natal 2025 di Pelabuhan Ajibata Terpantau Normal 

Menjelang H-3 Natal tahun 2025, arus mudik penumpang dari Pelabuhan Ajibata ke Samosir terpantau normal, dan stabil Photo : Daniel Roymanto Manurung / Benhillpos.com

Benhillpos.com | AJIBATA – Menjelang H-3 Natal tahun 2025, arus mudik penumpang dari Pelabuhan Ajibata ke Samosir terpantau normal, dan stabil, pada Senin (22/12/2025)

Padal III Tim urai Kemacetan Lumbanju – Ajibata Ipda Ricardo Silaban, SH, saat di konfirmasi Benhillpos.com lewat telpon selulernya mengatakan situasi arus lalu lintas di pelabuhan Ajibata ataupun di sepanjang Jalan Justin Sirait sejak dimulai nya operasi Lilin Toba 2025 hingga sekarang kami dari tim urai dapat menyimpulkan bahwa situasi arus lalu lintas ataupun antrian penyebrangan itu masih normal

Ia menuturkan untuk saat ini kita prediksi ke depannya volume kendaraan akan meningkat pada hari Sabtu atau Minggu ini dan sampai tanggal 31 Desember 2025.

Kemungkinan itu akan terjadi peningkatan ke Samosir melalui pelabuhan penyeberangan Ajibata

Untuk saat ini dalam melayani mudik, pihak PT. ASDP Indonesia menurunkan 2 KMP (Kapal Motor Penyeberangan), yaitu KMP. ihan Batak dan KMP Pora-pora sedangan PT GHM menurunkan KMP Tao Toba. Kapal tersebut masih terjadwal seperti biasanya.

“Kapal ini siap melayani arus mudik angkutan Nataru tahun 2025 dengan semaksimal, dan sebaik mungkin dalam memberikan pelayanan, memastikan pengguna jasa bisa bepergian dengan selamat sampai tujuan,” ujar Ipda Ricardo Silaban

Tim urai sudah bekerjasama dan koordinasi dengan Dinas Perhubungan atau petugas parkir yang dipercayakan oleh PT GHM atau PT ASDP. Kami sepakat akan ada 3 situasi yang akan diterapkan yaitu Situasi warna Hijau, dimana situasi ini masih dalam keadaan normal atau seperti situasi saat ini, jelasnya

Kalo ada terjadi peningkatan kita naikkan menjadi situasi Kuning dimana artinya kita sudah gunakan kantong parkir yang sudah kita siapkan kemudian secara Kasat Mata kita dapat menilai bahwa kendaraan itu atau antrian itu sudah semakin ramai atau banyak

BACA JUGA :  Polda Sumut Ungkap Peredaran Ilegal Keytamine di Asahan, Dua Pelaku Diamankan

Untuk situasi merah, ini kita anggap situasi di Ajibata artinya sudah tidak bergerak atau sudah macet.

Jadi dari ketiga situasi ini, kami telah sepakati melalui beberapa rapat koordinasi beberapa hari yang lalu, bahwa kami akan menerapkan cara Penindakan itu seperti situasi Hijau, Kuning dan Merah. Apabila volume kendaraan meningkat maka kami tinggal menjalankan. Karena kmaren kita sudah simulasikan dan kami juga sudah melakukan pendistribusian serta penempatan rambu rambu lalu lintas terkait rekayasa yang akan kami gunakan dalam ketiga situasi tersebut, pungkasnya. ( DNM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights