Benhillpos.com | DAIRI – Tragedi kecelakaan maut akibat truk bermuatan besi yang diduga mengalami rem blong di Kecamatan Sumbul masih menyisakan duka mendalam bagi para korban dan masyarakat. Di tengah proses penanganan pascakejadian, Pemuda Batak Bersatu (PBB) PAC Sumbul hadir menunjukkan kepedulian dengan menyalurkan bantuan kepada korban sekaligus mendorong langkah konkret untuk mencegah peristiwa serupa terulang.
Ketua PAC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kecamatan Sumbul, Jamal Manullang, mengatakan bahwa musibah yang berulang di jalur lintas Sidikalang–Medan harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Menurutnya, selain penegakan aturan terhadap kendaraan angkutan, pemerintah juga perlu menghadirkan fasilitas pendukung berupa rest area di sejumlah titik rawan kecelakaan.
“Jalur ini merupakan lintasan dengan tanjakan dan turunan panjang yang dilalui kendaraan berat setiap hari. Keberadaan rest area akan memberikan kesempatan bagi para pengemudi untuk beristirahat, memeriksa kondisi kendaraan, serta memastikan sistem pengereman tetap berfungsi sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Jamal Manullang.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, jajaran PBB Sumbul juga turun langsung menemui para korban untuk memberikan bantuan dan dukungan moril. Organisasi tersebut berharap para korban segera memperoleh pemulihan, sementara proses penyelesaian hak-hak korban dapat dilakukan secara bertanggung jawab oleh pihak terkait.
Jamal Manullang menambahkan bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas bersama. Menurutnya, pembangunan rest area bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan bagian dari upaya pencegahan kecelakaan yang dapat menyelamatkan banyak nyawa, khususnya di jalur Dairi, Karo, Pakpak Bharat hingga Medan yang dikenal memiliki kontur jalan cukup ekstrem.
PBB Sumbul juga mengajak seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar tidak mengabaikan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum berangkat serta tidak memaksakan perjalanan saat kondisi fisik mulai lelah. Langkah-langkah pencegahan tersebut dinilai sama pentingnya dengan peningkatan pengawasan terhadap kelayakan kendaraan.
Melalui aksi kemanusiaan dan usulan tersebut, PBB Sumbul berharap pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga instansi terkait dapat segera menyusun langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan di jalur lintas Dairi–Karo. Harapannya, tragedi yang telah merenggut korban jiwa tidak lagi terulang di masa mendatang. (JS).
















