Benhillpos.com | Tarutung — Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tarutung telah sukses melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat cabang. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh dinamika, semangat persaudaraan, serta komitmen untuk menjaga marwah organisasi.
Konfercab tersebut turut dihadiri oleh Pengurus Pusat GMKI yang diwakili oleh Koordinator Wilayah I Sumut-NAD, Chrisye Yesaya Sitorus, sebagai bentuk legitimasi dan pengawalan terhadap jalannya persidangan agar tetap berjalan sesuai dengan konstitusi organisasi.
Dalam arahannya, Koordinator Wilayah menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi, memperkuat kaderisasi yang berkelanjutan, serta mendorong seluruh kader untuk meningkatkan kapasitas intelektual dan spiritual.
Ia juga menekankan bahwa GMKI harus tetap menjadi ruang pembinaan kader yang kritis, responsif terhadap persoalan sosial, dan mampu hadir sebagai garam dan terang di tengah gereja, kampus, dan masyarakat. Selain itu, seluruh Badan Pengurus Cabang yang terpilih diharapkan mampu bekerja secara kolektif-kolegial serta menjaga integritas dalam menjalankan roda organisasi.
Melalui mekanisme yang demokratis dan partisipatif, forum secara resmi menetapkan saudara Amos Derebi sebagai Ketua Cabang dan saudara Onesimus Omri Suwala sebagai Sekretaris Cabang GMKI Tarutung untuk periode pelayanan 2026-2028.
Kedua pimpinan cabang terpilih merupakan kader GMKI yang berasal dari Papua. Hal ini menjadi simbol nyata bahwa GMKI adalah rumah bersama yang merangkul keberagaman, sekaligus menegaskan semangat persatuan dalam bingkai iman dan kebangsaan.
Dalam sambutannya, Ketua Demisioner Cabang GMKI Tarutung menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Konfercab dengan baik setelah melalui dinamika yang cukup panjang serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader yang telah mendukung jalannya kepengurusan selama masa bakti sebelumnya. Ia juga berharap kepengurusan yang baru dapat melanjutkan program-program serta melakukan pembaruan demi kemajuan organisasi.
“Estafet kepemimpinan ini adalah bagian dari proses kaderisasi yang harus dijaga. Saya percaya, kepengurusan yang baru mampu membawa GMKI Tarutung menjadi lebih baik, lebih solid, dan lebih berdampak,” ungkapnya.
Terpilihnya kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan organisasi ke depan, khususnya dalam memperkuat kaderisasi, meningkatkan kualitas intelektual, serta meneguhkan peran GMKI sebagai organisasi kader yang hadir bagi gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Cabang terpilih menyampaikan komitmennya untuk membangun GMKI Cabang Tarutung yang inklusif, progresif, dan berdampak.
“Kami hadir untuk merangkul seluruh kader tanpa terkecuali, serta memastikan GMKI tetap menjadi ruang pembentukan kader yang kritis dan bertanggung jawab. Ia juga menegaskan pentingnya konsolidasi internal serta penguatan sistem administrasi dan komunikasi organisasi demi menunjang efektivitas gerakan.
Konferensi Cabang ini menjadi momentum refleksi sekaligus titik tolak baru bagi GMKI Cabang Tarutung untuk terus bertransformasi dan berkontribusi secara nyata.
Dengan semangat “Ut Omnes Unum Sint” (agar semua satu adanya), seluruh kader diharapkan dapat bersatu dalam visi dan gerakan demi mewujudkan cita-cita bersama. ( Red )
















