DAERAH  

Pemkab Dairi Gencarkan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Oplus_16908288

Benhillpos.com | SIDIKALANG – Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) terus menggencarkan upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui kegiatan sosialisasi serta koordinasi lintas sektor yang digelar di Puspaga Kekelengan, Jalan Keluarga Berencana, Sidikalang, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi antarinstansi guna mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dinilai semakin memerlukan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat.

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan itu Kasipidum Kejaksaan Negeri Sidikalang, Anugerah Cakra Andy Anto Situmorang, SH., MH., yang menyampaikan pentingnya kesadaran hukum dan peran bersama dalam menciptakan lingkungan aman bagi perempuan dan anak.

Selain itu, Forum Pemberdayaan Perempuan yang diwakili Delfi Masdiana Ujung, SH., MH., turut memberikan penguatan mengenai pentingnya edukasi keluarga, pengawasan sosial, serta keterlibatan masyarakat dalam mencegah terjadinya kekerasan sejak dini.

Kegiatan pertemuan koordinasi dan kerja sama lintas sektor tersebut membahas berbagai persoalan penting, di antaranya pencegahan kekerasan terhadap anak, kekerasan terhadap perempuan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), hingga persoalan perkawinan anak yang masih menjadi tantangan sosial di sejumlah wilayah.

Dalam kegiatan itu, para peserta tampak aktif mengikuti sesi diskusi dan pemaparan materi yang bertujuan memperkuat koordinasi antar lembaga agar penanganan kasus dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan berpihak kepada korban.

Kadis P3AP2KB Kabupaten Dairi, dr. Nitawati Sitohang, turut hadir bersama para peserta sosialisasi dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan yang nyata bagi perempuan dan anak di Kabupaten Dairi.

Menurutnya, perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, aparat penegak hukum hingga organisasi sosial.

“Perempuan dan anak harus mendapat perlindungan penuh dari segala bentuk kekerasan maupun eksploitasi. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Dairi berharap tercipta kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat dalam mencegah kekerasan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan perempuan dan anak demi mewujudkan generasi masa depan yang sehat, aman, dan bermartabat. (JS).

Keterangan Foto:

Kadis P3AP2KB Kabupaten Dairi, dr. Nitawati Sitohang bersama peserta sosialisasi kegiatan koordinasi dan kerja sama lintas sektor pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Puspaga Kekelengan, Sidikalang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *