Bahas Langkah Strategis Atasi Kelangkaan BBM, Kapolres Toba: Pentingnya Komunikasi dan Koordinasi Antara Seluruh Pihak

Oplus_16908288

Benhillpos.com | TOBA – Kapolres Toba AKBP V.J.P Apputua Napitupulu, S.I.K, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para Pemilik Usaha SPBU menggelar rapat koordinasi (rakor) di Ruang Rapat Staf Ahli Bupati Toba, Senin 8 Desember 2025.

Rapat ini turut di hadiri, Bupati Toba Effendi Sintong P Napitupulu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, Dandim 0210/TU, Letkol Kav Ronald Tampubolon, SH, M.Han, yang di wakili oleh Danramil 17/Balige Kapten Inf Sangkan Samosir, para perwakilan Pemilik Usaha SPBU, dan para Kepala Dinas terkait serta Camat Habinsaran, Borbor, Nassau,

Rapat ini membahas berbagai kebutuhan masyarakat akan BBM, terkait pada pelaksanaan kegiatan Pertanian, suplai BBM bagi kebutuhan kesehatan (Ambulance), transportasi angkutan barang dan angkutan umum, kendaraan pribadi, serta kebutuhan BBM Operasional penyelenggara pemerintahan, seperti BBM untuk operasional Pemerintah Kabupaten, TNI/Polri termasuk bantuan BBM untuk alat berat Pemkab yang dipakai dalam pembersihan lokasi bencana di Taput dan Tapteng.

Wakil Bupati Toba Audi Murphy O Sitorus saat di Wawancarai usai rapat mengatakan Sebenarnya stok BBM aman di Toba. Terlebih tadi pengusaha SPBU sudah sampaikan bahwa bantuan armada dari Jakarta akan sampai di Sumatera. Jadi distribusi BBM akan kembali normal

Ditanya soal penyebab kelangkaan BBM di semua SPBU yang ada di Kabupaten Toba, Wakil Bupati menambahkan bahwa hal itu disebabkan panic buying (pembelian berlebihan karena rasa panik) oleh warga, ditambah dengan warga dari luar kabupaten yang turut mengisi BBM di Toba. “Jadi sebenarnya masyarakat tidak perlu panik. Stok aman dan tersedia,” lanjut Wakil Bupati

Terkait dugaan penimbunan BBM oleh para oknum, Wakil Bupati menyebut bahwa Polres Toba akan melakukan razia untuk mencari oknum-oknum yang diduga menimbun BBM. “Jadi prinsipnya ini karena rasa panik. Terlebih akan memasuki Natal dan tahun baru sehingga ada pihak yang menimbun untuk kebutuhan BBM,” sebutnya.

BACA JUGA :  Dari Selokan Hingga Air Bersih, Brimob Batalyon A Pelopor Bantu Warga Pulihkan Aktivitas

Sementara itu, Kapolres Toba menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara seluruh pihak apabila terjadi pengurangan pasokan BBM. Ia meminta agar pihak kepolisian segera diberi informasi agar situasi di lapangan dapat dikendalikan dan masyarakat tidak panik.

“Masyarakat perlu kehadiran kita, karna selama ini masyarakat mengeluh dengan situasi ini, “Kata Kapolres

“Kita harus melayani, kita hadir disitu menghimbau masyarakat, supaya jangan panik,” ucapnya.

Disini tidak ada super Hero karena kita harus bersama sama dan bergandengan tangan dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, imbuhnya

Kapolres menegaskan bahwa jajarannya telah menempatkan personel pengamanan di seluruh SPBU untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami sudah melakukan ploting personel di setiap SPBU. Kami berharap pihak SPBU dapat memberikan data pendistribusian harian secara lengkap, termasuk kendala teknis, agar situasi bisa kami pantau secara real-time,” ujar Kapolres

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Jangan ada niat untuk menimbun BBM atau memperjual belikan BBM dengan harga yang sangat tinggi karena itu ada unsur pidananya dan apabila ketahuan, maka kami akan menindak secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum,” tegas Kapolres.

Kami akan terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan distribusi dan ketersediaan BBM di SPBU wilayah Kabupaten Toba tetap aman dan lancar.,” ungkap Kapolres. ( DNM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights