Benhillpos.com | HUMBAHAS – Satlantas Polres Humbang Hasundutan kerahkan personel untuk mengurai kemacetan akibat antrean kendaraan di SPBU menyusul keterlambatan pendistribusian BBM yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara dalam sepekan terakhir.
Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., melalui KBO Satlantas Ipda Rivo Sitorus didampingi Kanit Regident Aiptu Noris Tambunan pada Kamis (16/7/2026) mengatakan, pengaturan lalu lintas dilakukan di seluruh SPBU yang ada di Humbahas melalui koordinasi dengan jajaran Polsek.
Dijelaskan, di wilayah Humbahas terdapat tiga SPBU, yakni di Doloksanggul, Lintongnihuta dan Pollung. Namun, penempatan personel difokuskan di SPBU Doloksanggul karena berada di pusat kota dengan mobilitas kendaraan paling tinggi.
“Kami berkoordinasi dengan Polsek untuk pengaturan di SPBU Lintongnihuta dan Pollung, sedangkan di Doloksanggul personel kami siagakan secara maksimal karena dampaknya langsung terhadap arus lalu lintas,” ujar Rivo.
Kanit Regident Aiptu Noris Tambunan menambahkan, personel melakukan pengaturan sejak pagi, siang hingga malam hari. Petugas disiagakan secara bergantian selama 24 jam karena waktu terjadinya antrean tidak dapat dipastikan.
Untuk mengurangi kepadatan, Satlantas menerapkan dua jalur antrean, yakni jalur khusus kendaraan pengisi solar dan jalur untuk BBM jenis lainnya. Pola tersebut dinilai mampu membuat antrean lebih tertib tanpa menghambat pengguna jalan lain.
Rivo juga menegaskan, pelayanan kepada masyarakat tetap mengedepankan prinsip Presisi dan humanis. Karena itu, masyarakat diimbau tidak panik dan tetap tertib saat membeli BBM.
Sementara itu, Manajer SPBU Doloksanggul, Chandra Simamora, mengapresiasi kinerja Satlantas Polres Humbahas yang dinilai sigap mengatur arus kendaraan sejak pagi hingga malam sehingga tidak terjadi kemacetan berkepanjangan maupun gesekan antar pengendara.
“Kami mengapresiasi Satlantas Polres Humbahas. Berkat pengaturan yang dilakukan, situasi tetap aman, tertib dan tidak ada keributan di lokasi antrean,” katanya.
Chandra menambahkan, antrean panjang bukan disebabkan berkurangnya pasokan BBM ke Humbahas. Menurutnya, distribusi BBM ke seluruh SPBU di Humbahas tetap berjalan normal sesuai kuota harian.
Ia menyebut antrean terjadi karena banyak kendaraan dari Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun hingga Toba memilih mengisi BBM di Humbahas setelah kesulitan memperoleh pasokan di daerah asalnya.
“Kendala distribusi terjadi di wilayah Medan, diduga akibat persoalan internal depo dan transportir sehingga ritase mobil tangki terganggu. Dampaknya menjalar ke daerah lain, sedangkan pasokan BBM di Humbahas tetap normal dan diterima sesuai jatah setiap hari,” jelasnya.
Menurut Chandra, kondisi tersebut menunjukkan efek domino dari gangguan distribusi di wilayah Medan. Meski demikian, masyarakat Doloksanggul dinilai tetap tertib dan memiliki budaya antre yang baik sehingga situasi di SPBU tetap kondusif.
Polres Humbahas berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memastikan situasi tetap aman dan tertib, khususnya di tengah dinamika distribusi BBM yang terjadi saat ini. ( DNM )
















