Dukung Program Ketahanan Pangan, Anggota DPRD Sumut Makmur Marpaung Salurkan Bantuan Bibit Jagung Ratusan Kilo ke Toba

Oplus_16908288

Benhillpos.com | TOBA – Guna mendukung ketahanan pangan, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Perindo – PKB, Ir. Makmur Marpaung serahkan bantuan bibit jagung ke Toba. Hari ini, Rabu (5/8/2026), ia menyerahkan bantuan bibit jagung ke Kelompok Tani (Poktan) Dongan di Desa Pintu Bosi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. Bantuan bibit jagung untuk poktan ini sebanyak 225 kilogram yang akan ditanam pada lahan seluas 15 hektar.

Selain kelompok tani tersebut, ada 6 kelompok tani lainnya yang tersebar di Kabupaten Toba bakal mendapat bantuan bibit jagung. Hal uniknya, ia yang membawa langsung bibit tersebut dan disertai dengan pemahaman singkat soal budidaya jagung oleh PPL Pertanian Toba.

Anggota DPRD Sumut Makmur Marpaung mengutarakan, bibit jagung tersebut merupakan aspirasi warga setempat saat dilakukan reses sebelumnya.

“Kami telah membawa buah aspirasi pada saat reses kemarin. Ada sebanyak 225 kilogram untuk lahan seluas 15 hektar,” ujar Makmur Marpaung, Rabu (5/8/2026).

“Dan kita akan menyalurkan bantuan bibit jagung kepada beberapa kelompok tani lainnya yang ada di Toba ini,” ungkapnya.

Ia menuturkan, penyaluran bantuan tersebut tepat dengan kondisi masyarakat sekitar. Pasalnya, hampur seluruh warga sekitar adalah petani.

“Setelah panen padi, kami berharap jagung ini bisa ditanam. Kami lihat tadi, masyarakat sekitar sedang panen padi,” terangnya.

“Semoga bibit jagung ini juga meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar. Ini adalah program pemerintah soal ketahanan pangan. Mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, program ketahanan pangan ini menjadi fokus,” lanjutnya.

Soal pengembangan pertanian, PPL Pertanian Toba Jumaga Sianipar mengutarakan, penanaman jagung amat tepat dilakukan bulan ini karena cuaca mendukung.

“Bulan ini, amat cocok untuk menanam jagung ini. Tepat setelah panen padi, tanaman ini amat cocok. Kondisi cuaca juga cocok untuk penanaman jagung ini,” ungkapnya.

Ia juga mengutarakan, pemupukan jagung dapat dilakukan dua kali dan ditambah nutrisi tambahan.

“Kalau bisa, jagung mendapatkan pupuk setelah umur 2 minggu. Selanjutnya pemupukan kedua saat jagung sudah mulai berbunga atau setelah berumur 2,5 bulan,” ungkapnya.

Ia juga mengutarakan, di Desa Pintu Bosi, ada 6 kelompok tani.

“Dengan bantuan ini, kita berharap ekonomi masyarakat bertumbuh,” pungkasnya. ( ** )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!