Benhillpos.com | BALIGE – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan TNI. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Posyandu yang berlangsung di Kantor Kelurahan Lumban Dolok Hauma Bange Kecamatan Balige Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, Rabu (14/10/2026)
Dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut, Babinsa Koramil 17/Balige Kodim 0210/TU, Serka AR.Situmorang, Serda J.Pardosi dan Praka Furry P turut hadir dan mendampingi pelaksanaan pelayanan Posyandu.
Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya memperkuat pendampingan kewilayahan sekaligus memberikan dukungan terhadap program kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Sejumlah pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak balita. Rangkaian kegiatan diawali dengan proses pendaftaran peserta, kemudian dilanjutkan dengan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan.
Selain itu, petugas juga melaksanakan skrining Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) sebagai bagian penting dalam memantau pertumbuhan serta perkembangan anak sejak usia dini. Seluruh hasil pemeriksaan kemudian dicatat pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta buku induk sebagai bahan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.
Antusiasme orang tua dalam membawa anaknya ke Posyandu menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak secara berkala.
Di sela-sela kegiatan, Serka AR Situmorang mengatakan bahwa Posyandu memiliki peran strategis sebagai salah satu sarana pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang memungkinkan pemantauan kondisi kesehatan anak dilakukan secara rutin dan berkesinambungan.
“Posyandu bukan hanya tempat melakukan penimbangan atau pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan komunikasi antara tenaga kesehatan, kader, serta orang tua.
Melalui pemantauan yang dilakukan secara rutin, setiap perubahan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan maupun pendampingan dapat dilakukan secara tepat,” ujar Serka AR Situmorang. ( DNM )


















