DAERAH  

Jalan Nasional Jadi Jebakan Maut, Hampir Tiap Malam Pengendara Tumbang di Simpang Salak Sidikalang

Oplus_16908288

Benhillpos.com | SIDIKALANG – Warga Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengeluhkan kondisi jalan nasional di simpang Salak, tepatnya di lampu merah Sidikalang, yang rusak parah dan kerap memakan korban, terutama pada malam hari.

Pantauan di lokasi, jalan nasional yang berada di pusat lalu lintas Kota Sidikalang itu tampak berkelupas dan membentuk lubang menyerupai cekungan bulat. Parahnya lagi, permukaan aspal terlihat menggelembung dan naik ke atas, sehingga sangat membahayakan pengendara, khususnya sepeda motor.

Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh Erikson Sitorus kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026). Ia menyebutkan, hampir setiap hari selalu ada pengendara yang terjatuh akibat kondisi jalan yang rusak tersebut.

“Setiap hari pasti ada saja yang jatuh, bahkan hampir tiap malam. Semalam juga ada orang jatuh bawa motor, untungnya masih selamat,” ujar Erikson dengan nada kesal.

Menurutnya, kerusakan jalan ini sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum juga ada perbaikan dari pihak terkait. Padahal, lokasi tersebut merupakan jalur padat yang dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat setiap hari.

Erikson menjelaskan, kondisi jalan rusak ini semakin berbahaya saat lampu lalu lintas berubah hijau. Banyak pengendara yang langsung menggas kendaraan tanpa menyadari adanya jalan rusak di depan mereka.

“Kalau lampu merah, semua berhenti. Begitu hijau, orang langsung jalan. Banyak yang tidak tahu kalau di depannya rusak. Akibatnya, motor sering oleng, bahkan ada yang sampai saling bersenggolan,” tuturnya.

Ia berharap, pemerintah dan instansi terkait tidak menutup mata terhadap persoalan ini, mengingat jalan tersebut merupakan jalan nasional yang seharusnya menjadi prioritas perawatan.
“Kami minta segera diperbaiki. Jangan tunggu sampai ada korban luka berat atau meninggal dunia baru bertindak,” tegasnya.

Warga pun menilai, lambannya penanganan kerusakan jalan di pusat kota Kabupaten Dairi ini mencerminkan lemahnya respons pihak berwenang terhadap keselamatan pengguna jalan. Jika dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin jalan maut di simpang Salak ini akan terus memakan korban. (JS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *