DAERAH  

Kebakaran Rumah Kos di Sidikalang Hanguskan Bangunan Semi Permanen, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Oplus_16908288

Benhillpos.com | Sidikalang, – Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah kos di Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, pada Sabtu (07/03/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kobaran api dengan cepat melalap bangunan yang sebagian besar berbahan kayu, sehingga membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, hingga sekitar pukul 14.30 WIB api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan oleh petugas.

Warga sekitar turut membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya guna mencegah api merembet ke rumah-rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi.

Akses menuju lokasi kebakaran menjadi salah satu kendala bagi petugas pemadam kebakaran. Jalan yang sempit dari jalur penghubung antara SMK Negeri 1 Sidikalang menuju SMP Negeri 3 Sidikalang menyulitkan kendaraan pemadam untuk melintas dengan leluasa.

Meski demikian, dua unit mobil pemadam kebakaran akhirnya berhasil tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman bersama masyarakat.

Seorang warga yang tinggal berdampingan dengan rumah yang terbakar, Irwan Purba, menuturkan bahwa dirinya baru mengetahui kejadian tersebut saat kembali dari Desa Karing menuju kediamannya.

“Tadinya saya di kota, kebetulan pulang dari Desa Karing. Di tengah perjalanan saya mendapat kabar ada kebakaran di dekat rumah. Setibanya di Jalan Pramuka, api sudah berkobar dan telah melalap rumah milik Bapak Tumpak Manurung,” ungkap Irwan.

Ia menjelaskan bahwa saat dirinya tiba di lokasi, sebagian besar bangunan sudah dilahap api. Warga kemudian berupaya membantu menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan, termasuk melindungi warung-warung di sekitar lokasi agar tidak ikut terbakar.

Rumah yang terbakar diketahui milik Tumpak Manurung yang difungsikan sebagai rumah kos. Di sekitar bangunan tersebut terdapat rumah warga lainnya, yakni di sebelah kiri rumah milik marga Hutabarat dan di sebelah kanan rumah milik marga Nababan. Beruntung, upaya cepat warga dan petugas berhasil mencegah api menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.20 WIB, kemudian petugas melanjutkan proses pendinginan pada pukul 15.30 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Salah satu penghuni kos, Juan Sihite (18), menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat dari salah satu kamar kos yang berada di lantai dua dan ditempati oleh Muara Sinurat (18).

“Awalnya api terlihat dari kamar Muara yang ada di lantai dua. Bangunan ini setengah beton dan setengah kayu. Lantai dua sebagian besar terbuat dari kayu, sehingga api cepat membesar,” ujar Juan.

Ia juga menambahkan bahwa bangunan tersebut memiliki sekitar dua puluh kamar kos yang sebagian besar dihuni oleh pelajar, khususnya siswi sekolah menengah kejuruan di sekitar wilayah tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun demikian, kerugian material yang dialami pemilik bangunan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan perlunya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan semi permanen yang sebagian besar menggunakan material kayu yang mudah terbakar. (JS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *