Benhillpos.com | DAIRI – Semangat pembinaan sepak bola usia dini kembali bergelora di Kabupaten Dairi. Piala Soeratin 2026 Zona Kabupaten Dairi kategori U-13 dan U-15 resmi dibuka di Stadion Utama Panji Sidikalang, Kabupaten Dairi, Rabu (15/07/2026).
Kompetisi bergengsi yang menjadi agenda resmi pembinaan sepak bola nasional ini diikuti klub-klub sepak bola dari berbagai kecamatan di Kabupaten Dairi sebagai upaya melahirkan bibit-bibit pesepak bola muda yang berkualitas, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat Provinsi Sumatera Utara hingga level nasional.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, PLT Ketua PSSI Kabupaten Dairi Andi Prokeri Ujung, ST, Ketua KONI Kabupaten Dairi Mangarap Manik, jajaran Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Dairi, pengurus PSSI Kabupaten Dairi, para pelatih, manajer tim, ofisial, wasit, orang tua atlet, serta ratusan pemain yang akan bertanding pada kompetisi tersebut.
Dalam sambutannya, PLT Ketua PSSI Kabupaten Dairi Andi Prokeri Ujung, ST mengatakan bahwa Piala Soeratin bukan sekadar turnamen sepak bola, melainkan wadah pembinaan pemain usia muda yang telah melahirkan banyak pesepak bola nasional. Oleh karena itu, seluruh peserta diminta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Setelah menjadi juara di tingkat Kabupaten Dairi, tim terbaik akan kita bawa mewakili Kabupaten Dairi pada Piala Soeratin tingkat Provinsi Sumatera Utara. Karena itu saya berharap seluruh pemain bermain dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Andi Prokeri Ujung.
Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan Piala Soeratin tahun ini dilaksanakan di tiga venue pertandingan, yakni Stadion Utama Panji Sidikalang, Lapangan Sudirman Sidikalang, dan Lapangan Gunung Sitember, sehingga seluruh jadwal pertandingan dapat berlangsung dengan baik dan lancar.
Andi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Dairi, Disparbudpora Kabupaten Dairi, KONI Kabupaten Dairi, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kompetisi pembinaan usia muda tersebut dapat kembali digelar.
Menurutnya, Piala Soeratin merupakan kompetisi yang memiliki nilai sejarah besar dalam perkembangan sepak bola Indonesia karena dibentuk sebagai wadah pembinaan pemain usia dini. Oleh sebab itu, ia berharap seluruh atlet dapat menghargai sejarah kompetisi tersebut dengan menunjukkan sikap disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Selain itu, Andi meminta kepada seluruh pelatih dan pengurus klub agar menyerahkan data administrasi klub maupun pemain kepada PSSI Kabupaten Dairi. Pendataan tersebut dinilai penting sebagai dasar pembinaan atlet sepak bola secara berkelanjutan serta mempermudah proses pemantauan pemain-pemain berbakat di Kabupaten Dairi.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Dairi Mangarap Manik mengatakan bahwa pembinaan olahraga tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya data yang akurat mengenai jumlah klub dan atlet yang aktif di Kabupaten Dairi.
“Kita memang membutuhkan data yang jelas mengenai berapa banyak kelompok atau klub sepak bola yang ada di Kabupaten Dairi. Karena itu kami berharap seluruh pelatih dan pengurus klub dapat menyampaikan data kepada PSSI Kabupaten Dairi agar pembinaan atlet dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan,” katanya.
Mangarap juga mengapresiasi seluruh perangkat pertandingan, termasuk kehadiran wasit perempuan yang turut memimpin jalannya pertandingan.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa sepak bola memberikan ruang yang sama bagi semua pihak untuk berkontribusi dalam memajukan olahraga.
Ia mengajak seluruh pemain agar menjadikan Piala Soeratin sebagai ajang menambah pengalaman bertanding, meningkatkan kemampuan, sekaligus membangun karakter melalui nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim.
Perwakilan klub peserta, Coach Eben Siregar dari Victory Dairi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Dairi, PSSI Kabupaten Dairi, KONI Kabupaten Dairi, serta Disparbudpora Kabupaten Dairi yang terus mendukung pembinaan sepak bola usia muda.
Menurutnya, kompetisi seperti Piala Soeratin sangat dinantikan oleh para pemain karena menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menunjukkan kualitas mereka kepada tim pemantau.
Sementara itu, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala yang secara resmi membuka kompetisi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi berkomitmen mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Dairi, kami mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet yang mengikuti Piala Soeratin 2026. Jadikan kompetisi ini sebagai tempat belajar, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan prestasi. Menang ataupun kalah merupakan bagian dari pertandingan, namun sportivitas, disiplin, serta rasa saling menghormati harus tetap dijunjung tinggi,” ujar Wahyu Daniel Sagala.
Ia berharap seluruh pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan menjunjung tinggi nilai fair play. Selain itu, ia mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga silaturahmi serta semangat persatuan demi kemajuan olahraga di Kabupaten Dairi.
Wakil Bupati juga berharap melalui kompetisi ini akan lahir pemain-pemain muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Dairi di tingkat Provinsi Sumatera Utara bahkan pada kompetisi nasional di masa mendatang.
Piala Soeratin 2026 Zona Kabupaten Dairi menjadi momentum penting bagi pembinaan sepak bola usia muda di daerah. Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Dairi, PSSI Kabupaten Dairi, KONI Kabupaten Dairi, Disparbudpora Kabupaten Dairi, serta seluruh insan sepak bola, diharapkan kompetisi ini mampu melahirkan generasi pesepak bola yang berprestasi, berintegritas, dan siap membawa nama baik Kabupaten Dairi di berbagai ajang kompetisi. (JS).
















