DAERAH  

Rutan Sidikalang Nyatakan Perang Terbuka Terhadap Narkoba dan Handphone Ilegal

Oplus_16908288

Benhillpos.com | Sidikalang – Komitmen membangun lingkungan pemasyarakatan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari praktik pelanggaran kembali ditegaskan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang melalui pelaksanaan Apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Jumat (08/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Sidikalang tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk penegasan sikap institusi dalam menyatakan perang terbuka terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba, peredaran handphone ilegal, serta praktik penipuan yang dapat mencederai marwah pemasyarakatan.

Seluruh jajaran pegawai mengikuti apel dengan penuh khidmat.

Apel dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring, yang dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga integritas serta memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan profesional.

Di hadapan seluruh peserta apel, ikrar bersama dikumandangkan sebagai simbol kesiapan dan kesungguhan seluruh jajaran dalam mendukung program Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba, Handphone Ilegal, dan Penipuan.

Dalam amanatnya, Kepala Rutan menegaskan bahwa persoalan narkoba dan praktik ilegal di dalam lembaga pemasyarakatan bukanlah isu sederhana.

Menurutnya, hal tersebut merupakan ancaman serius yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan apabila tidak ditangani secara tegas dan konsisten.

“Perang terhadap narkoba, handphone ilegal, dan penipuan bukan hanya tugas individu maupun kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemasyarakatan.

Tidak boleh ada ruang toleransi terhadap pelanggaran,” tegas Loviga Ferdinanta Sembiring.

Ia juga mengingatkan seluruh petugas agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengawasan di setiap lini pelayanan maupun pembinaan.

Integritas, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam menjaga kehormatan institusi.

Sebagai bentuk implementasi nyata dari komitmen tersebut, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urin terhadap seluruh pegawai dan warga binaan pemasyarakatan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk memastikan lingkungan Rutan Sidikalang benar-benar steril dari penyalahgunaan narkoba.

Pelaksanaan tes urin itu sekaligus menjadi pesan kuat bahwa pengawasan tidak hanya ditujukan kepada warga binaan, tetapi juga berlaku bagi seluruh jajaran petugas tanpa pengecualian.

Rutan Sidikalang menegaskan akan terus memperkuat sistem pengamanan dan pengawasan secara berkelanjutan demi mewujudkan pemasyarakatan yang semakin PASTI bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui semangat “Zero Narkoba, Handphone Ilegal, dan Penipuan adalah Harga Mati”, seluruh jajaran Rutan Sidikalang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kredibilitas institusi serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan akuntabel.

Langkah tegas yang ditunjukkan Rutan Sidikalang tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan yang tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai integritas dan tanggung jawab. (Js).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *