Ngopi Bareng di Pagi Hari Satgas TMMD ke 129 Kodim 0210/TU bersama Kepala Desa Huagong dan Warga

Oplus_16908288

Benhillpos.com | PAKKAT – Kebiasaan minum kopi bagi sebagian masyarakat Indonesia di zaman sekarang bukan hanya sekedar meminum secangkir kopi melainkan menjadi trend gaya masa kini, bahkan ada sebagian lapisan masyarakat menjadikan ngopi sebagai hobi serta menjadi budaya turun temurun karena dari kalangan tua sampai muda banyak yang menyukai istilah ngopi.

Satgas TMMD Reguler ke -129 Kodim 0210/TU dalam menjalin keakraban dengan Kepala Desa Pakkat Hauagong dan warga desa sasaran TMMD di desa Sijarango Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbahas Provinsi Sumatera Utara, pada Rabu (05/8/2026). Salah satunya, mereka juga sering menggelar acara ngopi bareng bersama warga.

Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Mereka duduk berbaur, saling bertukar cerita, sesekali diselingi canda dan tawa. Suasana sederhana itu justru menghadirkan keakraban yang membuat hubungan TNI dan warga terasa semakin dekat.

Pasiter Kodim 0210/TU, Kapten Inf L Napitupulu menuturkan disela-sela kegiatan anggota Satgas TMMD yang padat dalam mengerjakan pekerjaan fisik, menyempatkan diri baik pagi ataupun malam melakukan anjangsana dan ngopi bareng dirumah-rumah masyarakat dan di warung kopi

“ngopi bareng jadi sarana untuk kita bisa bertukar pikiran, senda gurau dan menyerap perasaan susah atau senang yang dialami oleh masyarakat,” terangnya

Ibu Boru Munthe (62) warga Desa Sijarango saat di wawancarai Benhillpos.com di lokasi mengaku merasakan langsung dampak positif pelaksanaan TMMD terhadap usahanya. Menurutnya, warung yang sebelumnya kerap sepi kini jauh lebih ramai sejak para personel Satgas rutin datang.

“Dulu warung kami sering sepi. Sejak ada TMMD, hampir setiap hari bapak-bapak TNI mampir ngopi, bercengkerama dengan warga, sehingga desa terasa lebih hidup. Rezeki kami ikut bertambah. Yang paling berkesan, bapak-bapak TNI sangat ramah kepada masyarakat. Kami bangga dan senang desa kami menjadi lokasi TMMD,” ujarnya.

Bagi Satgas TMMD, momen kebersamaan seperti ini merupakan bagian dari pengabdian. Tak hanya fokus menuntaskan pembangunan fisik, para prajurit juga membangun komunikasi dan mempererat hubungan dengan masyarakat melalui interaksi sederhana di tengah aktivitas sehari-hari.

Kehangatan yang tercipta di warung kopi Ibu Munthe menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya menghadirkan jalan, rumah, atau fasilitas umum yang lebih baik. Program ini juga menggerakkan roda ekonomi warga sekaligus menumbuhkan ikatan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat yang akan terus dikenang, bahkan setelah TMMD berakhir. ( DNM )

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!